Catatan Hati Seorang Tani

Bulir-bulir padi itu bukan sepenuhnya milik kita

Luasan tanah di samping rumah adalah milik mereka yang berkuasa

Memang kita yang bekerja, tapi tak mereguk hasilnya

Memang kita yang mengeluarkan tenaga, tapi mereka yang merampok nikmatnya

Istri telah merengek menagih uang belanja bulanan

Anak menangis ditagih iuran sekolah dan minta mainan

Mungkin panen akan tiba, namun hasilnya tidak seberapa

Jatah kita masih harus dibagi ke tuan tanah tak sama rata

Kau bilang kita ini pahlawan pangan

Kau bilang kita ini penopang kesejahteraan

Tapi kenapa hak kita tak kau perhatikan

Tak ada yang berubah, tetap memprihatinkan

Di sekitar pematang, rerumputan enggan untuk bergoyang

Meratapi nasibnya yang malang

Kini tanah semakin gersang

Pupuk kimia semakin meradang

Panen menurun, petani manyun

Saat hujan turun, diam tertegun

Hanya doa yang senantiasa terlantun

 

Penulis : Nur Fitriani

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*